PSBB Kembali Aktif, Kantor-Kantor Masih Tetap Beroprasi

PSBB Kembali Aktif, Kantor-Kantor Masih Tetap Beroprasi

Uncategorized

PSBB Kembali Aktif – Sudah beberapa bulan kita terbebas dari masa karantina PSBB tahap pertama, kini PSBB tahap kedua kembali diterapkan kembali di Kota Jakarta pertanggal 14 September 2020 oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Berdasarkan statement yang dikeluarkan pada tanggal 9 September 2020 oleh orang nomor satu di DKI Jakarta, Anies Baswedan, PSBB Kembali aktif per tanggal 14 September dini hari.

Meski per tanggal hari ini Pembatasan Sosial Berskala Besar sudah kembali aktif, namun pada nyatanya masih banyak kantor-kantor yang masih tetap beroprasi seperti biasanya. Hingga kinipun terpantau dijalan-jalan masih banyak orang-orang yang masih beraktifitas di tengah masa PSBB ini.

Adapun orang-orang yang beraktifitas pada perkantoran ini juga disebabkan karena kekhawatiran terhadap PSBB yang mana dapat membuat orang-orang menjadi tidak bekerja dan diakhir kata mereka harus kehilangan pekerjaan. Hingga saat ini memang masih menjadi dilema pemerintahan pusat, manakah yang paling utama, antara kesehatan ataupun ekonomi.

Satu sisi apabila pemerintah lebih memilih prioritas pertama pada kesehatan, pastinya akan semakin banyak lagi orang-orang yang akan dipecat karena harus menjalankan perintah pembatasan sosial berskala besar. Sedangkan jika pemerintah memposisikan ekonomi pada urutan pertama, maka pemerintah juga harus menanggung akibatnya, dimana akan ada banyak orang-orang yang terpapar virus corona ini.

Banyaknya kantor-kantor yang tetap beroprasi juga bukan karena tanpa alasan, banyak perkantoran yang tetap memilih nekat membuka dan tetap menjalankan aktifitas perkantoran karena ada kewajiban yang harus mereka tanggung, sebab jika tidak begini, banyak perusahaan yang mulai tidak mampu membayar para karyawannya, sehingga mereka lebih memutuskan untuk mengurangi karyawan.

PSBB Juga merupakan sosok menakutkan bagi banyak bos-bos perusahaan, dimana hal ini akan berdampak besar bagi kelangsungan usaha mereka,  terlebih lagi sebagai seorang pengusaha tentunya memiliki sejumlah kewajiban untuk membayar kewajiban seperti gaji, biaya oprasional dan banyak hal lainnya.

Mereka juga berharap pemerintah mampu memberikan solusi yang baik ditengah masa pandemi seperti ini yang tidak terkontrol, karena apabila pemerintah terus melakukan PSBB maka akan banyak perusahaan-perusahaan besar yang segera gulung tikar.